Prabowo Ungkap Keinginannya Pensiun dari Dunia Politik, tapi... KRISTIAN ERDIANTO Kompas.com - 18/11/2018, 06:50 WIB Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat melangsungkan acara Prabowo Menyapa di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).(Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku, sebenarnya hendak pensiun dari dunia politik. Namun, niat itu urung dilakukan karena ia merasa masih tidak sedikit terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi, terlebih rakyat kurang mampu di Indonesia ketika ini terus bertambah. Prabowo mengatakan, sebagai mantan prajurit yang pernah berperang dalam mengawal keutuhan NKRI, dirinya menyatakan tak rela andai rakyat Indonesia masih belum sejahtera. Baca juga: Membandingkan Angka Kemiskinan dari Era Soeharto sampai Jokowi Hal tersebut ia ungkapkan saat melangsungkan acara 'Prabowo Menyapa' di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018). "Saya mantan prajurit, saya berusaha di depan, saya tidak rela menyaksikan rakyat masih susah. Ingat kita berusaha untuk anak cucu kita, kita berusaha untuk masa mendatang bangsa," ujar Prabowo laksana dikutip dari siaran persnya, Sabtu (17/11/2018). Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengaku sering dirasakan mudah marah di depan publik. Padahal, kata Prabowo, urusan itu diakibatkan karena sikap tegas dan tekad powerful yang ia miliki. "Nanti Prabowo bila tegas dibilang marah-marah. Politik dibuat santai dan sejuk. Jangan dibilang suara keras marah-marah, dari sananya suara telah keras. Kalau tentara mesti tegas, masak komando pasukan lemah gemulai," ucapnya. Prabowo menyerukan untuk seluruh pendukungnya untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam memenangkan Pilpres 2019. Pasalnya, kata dia, tidak sedikit pemilih yang dapat berseliweran, masuk TPS lantas mencoblos. "Yang urgen kita mesti banting tulang dan jaga suara, sebab kebiasan orang-orang anda suara pun dicolong. Ada satu orang nyoblos 32 kali," kata Prabowo.
Berita Hangat Terbaru-Gosip Terbaru
Prabowo Ungkap Keinginannya Pensiun dari Dunia Politik, tapi... KRISTIAN ERDIANTO Kompas.com - 18/11/2018, 06:50 WIB Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat melangsungkan acara Prabowo Menyapa di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).(Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku, sebenarnya hendak pensiun dari dunia politik. Namun, niat itu urung dilakukan karena ia merasa masih tidak sedikit terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi, terlebih rakyat kurang mampu di Indonesia ketika ini terus bertambah. Prabowo mengatakan, sebagai mantan prajurit yang pernah berperang dalam mengawal keutuhan NKRI, dirinya menyatakan tak rela andai rakyat Indonesia masih belum sejahtera. Baca juga: Membandingkan Angka Kemiskinan dari Era Soeharto sampai Jokowi Hal tersebut ia ungkapkan saat melangsungkan acara 'Prabowo Menyapa' di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018). "Saya mantan prajurit, saya berusaha di depan, saya tidak rela menyaksikan rakyat masih susah. Ingat kita berusaha untuk anak cucu kita, kita berusaha untuk masa mendatang bangsa," ujar Prabowo laksana dikutip dari siaran persnya, Sabtu (17/11/2018). Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengaku sering dirasakan mudah marah di depan publik. Padahal, kata Prabowo, urusan itu diakibatkan karena sikap tegas dan tekad powerful yang ia miliki. "Nanti Prabowo bila tegas dibilang marah-marah. Politik dibuat santai dan sejuk. Jangan dibilang suara keras marah-marah, dari sananya suara telah keras. Kalau tentara mesti tegas, masak komando pasukan lemah gemulai," ucapnya. Prabowo menyerukan untuk seluruh pendukungnya untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam memenangkan Pilpres 2019. Pasalnya, kata dia, tidak sedikit pemilih yang dapat berseliweran, masuk TPS lantas mencoblos. "Yang urgen kita mesti banting tulang dan jaga suara, sebab kebiasan orang-orang anda suara pun dicolong. Ada satu orang nyoblos 32 kali," kata Prabowo.
SMK TERKEREN MAJALENGKA
SMK TERKEREN MAJALENGKA
tapi... KRISTIAN ERDIANTO Kompas.com - 18/11/2018, 06:50 WIB Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto saat melangsungkan acara Prabowo Menyapa di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018).(Dok. Tim media pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) JAKARTA, KOMPAS.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku, sebenarnya hendak pensiun dari dunia politik. Namun, niat itu urung dilakukan karena ia merasa masih tidak sedikit terjadi kesenjangan sosial dan ekonomi, terlebih rakyat kurang mampu di Indonesia ketika ini terus bertambah. Prabowo mengatakan, sebagai mantan prajurit yang pernah berperang dalam mengawal keutuhan NKRI, dirinya menyatakan tak rela andai rakyat Indonesia masih belum sejahtera. Baca juga: Membandingkan Angka Kemiskinan dari Era Soeharto sampai Jokowi Hal tersebut ia ungkapkan saat melangsungkan acara 'Prabowo Menyapa' di Graha Intan Balarea, Garut, Jawa Barat, Sabtu (17/11/2018). "Saya mantan prajurit, saya berusaha di depan, saya tidak rela menyaksikan rakyat masih susah. Ingat kita berusaha untuk anak cucu kita, kita berusaha untuk masa mendatang bangsa," ujar Prabowo laksana dikutip dari siaran persnya, Sabtu (17/11/2018). Ketua Umum Partai Gerindra ini pun mengaku sering dirasakan mudah marah di depan publik. Padahal, kata Prabowo, urusan itu diakibatkan karena sikap tegas dan tekad powerful yang ia miliki. "Nanti Prabowo bila tegas dibilang marah-marah. Politik dibuat santai dan sejuk. Jangan dibilang suara keras marah-marah, dari sananya suara telah keras. Kalau tentara mesti tegas, masak komando pasukan lemah gemulai," ucapnya. Prabowo menyerukan untuk seluruh pendukungnya untuk mengawal Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam memenangkan Pilpres 2019. Pasalnya, kata dia, tidak sedikit pemilih yang dapat berseliweran, masuk TPS lantas mencoblos. "Yang urgen kita mesti banting tulang dan jaga suara, sebab kebiasan orang-orang anda suara pun dicolong. Ada satu orang nyoblos 32 kali," kata Prabowo.
Komentar
Posting Komentar