Mustika wangi - Jenis-Jenis Mesin Mobil dan Fungsinya -
kursusmengemudimajalengka
Jenis-Jenis Mesin Mobil dan Fungsinya
Mesin yang digunakan oleh mobil-mobil kini ternyata bermacam-macam dengan faedah berbeda-beada. Berikut diantaranya:
Table contents
External Combustion (E.C.)
Internal Combustion (I.C.)
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Stroke / Pukulan / Tak
Mesin Mobil Berdasarkan Desainnya
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Tipe Bahan Bakarnya
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Posisi Silinder
Tipe Mesin Berdasarkan proses intake udara
TOP
External Combustion (E.C.)
Sumber: schoolworkhelper.net
Dikenal sebagai external combustion (E.C.) sebab mesin dengan tipe laksana ini memang mengerjakan proses kombusi atau pengapian diluar box mesin.
Mesin jenis ini memanfaatkan hawa panas dari saldo pembakaran guna mengkonversi air atau cairan-cairan lainnya guna menjadi uap. Lalu, uap itu akan dimanfaatkan dalam format tekanan tinggi yang lantas disalurkan dalam format tenaga pemutar turbin.
Mesin ini sebenarnya mempunyai sifat sangat fleksible sebab ia dapat menggodog sekian banyak benda mulai padat, cair atau gas guna menjadi tenaga. Contoh pemakaian E.C. dapat ditemukan pada dapur balap lokomotif kereta api, kapal api, atau juga turbin pembangkit tenaga listrik.
Dengan memakai mesin berkombusi luar laksana ini, ada tidak sedikit benefit yang dapat diambil, diantaranya:
1. Pada umumnya, mesin ini dapat memproduksi torsi berlimpah.
2. Karena sistem kombusinya di luar, maka bahan bakar yang digunakan pun dapat bermacam-macam, dan dengan berbagai pilihan mulai dari padat cair, maupun gas, ia diandalkan sanggup menekan ongkos operasional.
3. Secara keseluruhan, pemakaian dan pengoperasiaanya lebih luwes ketimbang mesin kombusi internal.
TOP
Internal Combustion (I.C.)
Sumber: me-mechanicalengineering.com
Berkebalikan dengan sistem mesin berkombusi eksternal (E.C.), internal combustion mengangkat konsep pembakaran di dalam silinder mesin. Pola pemanfaatan tenaganya sebenarnya nyaris serupa dengan E.C. sebab mesin ini memakai suhu bertekanan tinggi dari hasil kombusi di dalam silinder menjadi power guna menggerakkan piston (sebuah perlengkapan yang bergerak bebas di dalam silinder dan bermanfaat untuk mengalirkan kekuatan ke crack shaft dengan pertolongan connecting rod), yang dipakai untuk menggerakkan roda kendaraan.
Berbeda dengan E.C yang inginkan memakan sekian banyak tipe bahan bakar, I.C. hanya dapat bekerja dengan bahan bakar gas atau cair yang gampang mengupa serta terbakar laksana bensin dan solar. Tipe mesin laksana ini digunakan oleh kendaraan-kendaraan canggih atau industri.
Dengan megadopsi keterampilan pembakaran I.C., sebetulnya ada tidak sedikit benefit yang dapat dipanen seperti:
1. Kombusi di dalam mesin terhitung lebih ramah dan irit ketimbang E.C.
2. Berbeda dengan E.C, konfigurasi mesin I.C. malah lebih sederhana dan tidak tidak sedikit memakan tempat. Itulah kenapa mobil-mobil canggih terlihat lebih apik dan dengan mesin lebih kecil namun tenaganya malah makin nendang.
3. Selain irit tempat, proses instalasi I.C. jauh lebih murah ketimbang E.C.
4. Ketika berada pada suhu dingin, keterampilan start I.C. jauh lebih mudah dikobarkan dari pada E.C.. Hal itu diakibatkan oleh pemakaian bahan bakar gas atau cair yang sangat gampang menguap dan terbakar.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Stroke / Pukulan / Tak
Sumber: qtussama.files.wordpress.com
Mesin I.C tidak sedikit sekali dipakai untuk keperluan otomotif baik mobil, maupun motor. Dari satu kelompok ini saja, ia masih dipecah lagi menjadi sekian banyak macam jenis, mulai dari langkah, stroke, desain, bahan bakarn, pengapian, silinder, posisi silinder hngga proses intake.
Tipe kesatu yaitu jenis mesin menurut stroke yang dipecah menjadi dua:
1. Mesin dua tahapan (two stroke atau 2 tak)
Jika kita mengenal seri-seri motor lawas bertenaga besar laksana F1ZR, Yamaha RX King atau Bravo maka Anda telah pernah mengalami saat motor-motor dua tak itu sempat berjaya.
Di dalam mesin dua langkah, piston bergerak naik-turun dalam satu masa-masa di dalam silinder dan crankshaft menuntaskan satu revolusi secara bersamaan masing-masing kali pembakaran. Tipe mesin laksana ini tidak sedikit menghasilkan torsi sampai-sampai sehingga mesin lebih cepat nendang walau di putaran bawah dikomparasikan dengan mesin 4-langkah.
2. Mesin empat tahapan (four stroke atau 4-tak)
Perkembangan teknologi permesinan lantas terus maju dan lahirlah mesin 4-tak. Ciri-ciri mesin ini yakni, masing-masing kali pembakaran, piston bergerak naik dan turun di dalam silinder sejumlah dua kali dan crankshaft memerlukan dua kali revolusi di ketika bersamaan. Tipikal mesin laksana ini mempunyai tenaga yang besar dan daya tahan yang lebih bagus ketimbang dua tak. Nah, ini mesin yang kini digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar laksana mobil maupun truk.
TOP
Mesin Mobil Berdasarkan Desainnya
Sumber: www.ess.co.at
1. Reciprocating engine (piston engine)
Mesin tipe ini mengendalkan pergerakan maju mundur atau naik-turun piston (sebuah device yang dapat bergerak bebas di dalam silinder) sampai-sampai menghasilkan tekanan. Dari desakan yang menghantam kabut bahan bakar, maka terbentuklah pembakaran atau kombusi.
Jadi semua komponen pengapian bakal sepenuhnya mengandalkan gerak piston di dalam silinder. Lalu gerakan itu akan dikonversi menjadi rotary dengan memakai crank shaft. Jadi crank shaft berikut yang lantas berotasi mengalirkan tenaga ke rantai sampai-sampai kendaraan dapat berjalan (untuk sepeda motor) atau susunan gear guna mobil. Proses ini dinilai lebih tepat guna sehingga tidak sedikit dipakai oleh nyaris seluruh kendaraan masa kini.
2. Rotary Engine (wangkel engine)
Mungkin kita mengenal mobil Mazda RX-8? Ya, mobil berikut yang dulu menggunakan mesin yang tidak biasa digunakan oleh kebanyak pabrikan otomotif di semua dunia ini.
Sama laksana namanya, teknik kerja rotary wangkel mengandalkan suatu rotor yang bekerja bebas dengan mode rotasi. Daya tekan rotor tersebut dipungut dari pembakaran bahan bakar sampai-sampai part itu akan berotasi, dan lantas dikonversi menjadi energi guna menggerakan roda mobil. Mesin menarik dan dikenal mempunyai tenaga super besar ini dikembangkan pada tahun 1957 oleh Wankel dan lantas dipergunakan oleh Mazda RX-8.
Meski terbilang paling impresif dan tidak sedikit dipakai untuk kebutuhan sport, mesin ini kesudahannya tidak dapat dipakai untuk sehari-hari dan kesudahannya dilumpuhkan karena dalil emisi yang terlalu besar. Terang saja urusan tersebut terjadi sebab mesin rotary memerlukan pasokan oli dan bahan bakar cukup tidak sedikit karena gas buangnya yang pun mengepul.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Tipe Bahan Bakarnya
Sumber: www.mitchelandscott.com
1. Mesin Diesel
Mesin tipe ini memakai solar sebagai bahan bakarnya. Karena tenaganya yang besar, banyak sekali mobil-mobil angkutan menggunakan tipe mesin ini. Akan tetapi, mobil-mobil individu pun telah memanfaatkannya laksana Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Kijang atau juga Isuzu yang sering dikenal dengan sebutan "rajanya diesel".
2. Mesin Bensin
Mesin tipe ini adalahyang tidak sedikit dipakai oleh kendaraan-kendaraan ketika ini, tergolong mobil penumpang. Dengan pembakaran yang lebih gampang dan opsi bermacam-macam oktan, mulai mobil murah, luxury car sampai mobil sport pun telah memanfaatkan bensin sebagai bahan bakarnya.
3. Mesin Barbahan Bakar Gas
Mesin ini memakai CNG atau LPG sebagai bahan bakarnya. Di Indonesia memang belum begitu tidak sedikit kendaraan yang menggunakan bahan bakar ini. Sempat adanya mesin yang dikonversi bahan bakarnya dari bensin menjadi gas sejumlah waktu lalu, sekarang gaungnya pun sudah tiada.
4. Mesin Listrik
Di Indonesia, mesin listrik lebih tidak sedikit dipakai guna sepeda motor. Namun, pengembanngannya tidaklah mati begitu saja. Hanya saja, tantangan regulasi tidak jarang menjadi masalah seperti permasalahan mobil listri nasional yang sempat dikerjakan oleh Ricky Elson sampai para punggawanya mesti dijatuhi hukuman sebab perkara korupsi yang sampai kini dirasakan tidak jelas.
Padahal mesin listrik terbilang paling ramah dan bersahabat terhadap lingkungan sebab tidak adanya pembakaran minyak. Ia melulu mengandalakan tenaga listrik guna dikonversi menjadi energi penggerak roda.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Posisi Silinder
Sumber: i.ytimg.com
1. In-line Engine
Mesin ini mengandalkan silinder dengan posisi sejajar satu baris. Mesin berikut yang digunakan oleh banyak sekali mobil yang beredar di pasaran ketika ini.
2. V-Type Engine
Mesin dengan tipe mesin V memakai dua box silinder dengan format layaknya huruf V. Setiap box silinder itu memiliki sejumlah piston tergantung kebutuhan. Contoh mesin V6, itu dengan kata lain setiap box bakal terisi 3 piston.
3. Opposed Cylinder engine
Seperti namanya, model box silinder ini disusun secara bertentangan dengan angle 180 derajat pada satu crankshaft.
4. W-type Engine
Mesin-mesin Bugatti adalahsalah satu mobil supercepat bahkan tercepat di dunia yang menggunakan tipe mesin ini.
Seperti namanya, ia disusun dengan bentuk W dan membagi jumlah piston menjadi 3 bagian. Jadi, seandainay ada mesin W12, maka setipa box bakal terisi oleh 4 silinder dan 4 piston.
5. Radial Engine
Mesin model ini memanfaatkan posisi piston yang tesebar secara memutar di dekat crankshaft. Connecting rods pison lantas disambungkan dengan master rod sehingga saat satu piston bergerak, ia bakal langsung terhubung dengan carnkshaft.
TOP
Tipe Mesin Berdasarkan proses intake udara
Sumber: assets.pakwheels.com
1. Naturally aspirated
Mesin ini memanfaatkan intake udara ke silinder memakai tekanan atmosfer.
2. Supercharged engine
Supercharged bekerja mengandalakan kompresor untuk menambah tekanan udara. Kompresor itu dikendalikan oleh crankshaft mesin.
3. Turbocharged
Tipe mesin ini memakai turbin kompresor untuk menambah tekanan udara sekalgus menambah kombusi internal sampai-sampai lebih efisien.
Jenis-Jenis Mesin Mobil dan Fungsinya
Mesin yang digunakan oleh mobil-mobil kini ternyata bermacam-macam dengan faedah berbeda-beada. Berikut diantaranya:
Table contents
External Combustion (E.C.)
Internal Combustion (I.C.)
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Stroke / Pukulan / Tak
Mesin Mobil Berdasarkan Desainnya
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Tipe Bahan Bakarnya
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Posisi Silinder
Tipe Mesin Berdasarkan proses intake udara
TOP
External Combustion (E.C.)
Sumber: schoolworkhelper.net
Dikenal sebagai external combustion (E.C.) sebab mesin dengan tipe laksana ini memang mengerjakan proses kombusi atau pengapian diluar box mesin.
Mesin jenis ini memanfaatkan hawa panas dari saldo pembakaran guna mengkonversi air atau cairan-cairan lainnya guna menjadi uap. Lalu, uap itu akan dimanfaatkan dalam format tekanan tinggi yang lantas disalurkan dalam format tenaga pemutar turbin.
Mesin ini sebenarnya mempunyai sifat sangat fleksible sebab ia dapat menggodog sekian banyak benda mulai padat, cair atau gas guna menjadi tenaga. Contoh pemakaian E.C. dapat ditemukan pada dapur balap lokomotif kereta api, kapal api, atau juga turbin pembangkit tenaga listrik.
Dengan memakai mesin berkombusi luar laksana ini, ada tidak sedikit benefit yang dapat diambil, diantaranya:
1. Pada umumnya, mesin ini dapat memproduksi torsi berlimpah.
2. Karena sistem kombusinya di luar, maka bahan bakar yang digunakan pun dapat bermacam-macam, dan dengan berbagai pilihan mulai dari padat cair, maupun gas, ia diandalkan sanggup menekan ongkos operasional.
3. Secara keseluruhan, pemakaian dan pengoperasiaanya lebih luwes ketimbang mesin kombusi internal.
TOP
Internal Combustion (I.C.)
Sumber: me-mechanicalengineering.com
Berkebalikan dengan sistem mesin berkombusi eksternal (E.C.), internal combustion mengangkat konsep pembakaran di dalam silinder mesin. Pola pemanfaatan tenaganya sebenarnya nyaris serupa dengan E.C. sebab mesin ini memakai suhu bertekanan tinggi dari hasil kombusi di dalam silinder menjadi power guna menggerakkan piston (sebuah perlengkapan yang bergerak bebas di dalam silinder dan bermanfaat untuk mengalirkan kekuatan ke crack shaft dengan pertolongan connecting rod), yang dipakai untuk menggerakkan roda kendaraan.
Berbeda dengan E.C yang inginkan memakan sekian banyak tipe bahan bakar, I.C. hanya dapat bekerja dengan bahan bakar gas atau cair yang gampang mengupa serta terbakar laksana bensin dan solar. Tipe mesin laksana ini digunakan oleh kendaraan-kendaraan canggih atau industri.
Dengan megadopsi keterampilan pembakaran I.C., sebetulnya ada tidak sedikit benefit yang dapat dipanen seperti:
1. Kombusi di dalam mesin terhitung lebih ramah dan irit ketimbang E.C.
2. Berbeda dengan E.C, konfigurasi mesin I.C. malah lebih sederhana dan tidak tidak sedikit memakan tempat. Itulah kenapa mobil-mobil canggih terlihat lebih apik dan dengan mesin lebih kecil namun tenaganya malah makin nendang.
3. Selain irit tempat, proses instalasi I.C. jauh lebih murah ketimbang E.C.
4. Ketika berada pada suhu dingin, keterampilan start I.C. jauh lebih mudah dikobarkan dari pada E.C.. Hal itu diakibatkan oleh pemakaian bahan bakar gas atau cair yang sangat gampang menguap dan terbakar.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Stroke / Pukulan / Tak
Sumber: qtussama.files.wordpress.com
Mesin I.C tidak sedikit sekali dipakai untuk keperluan otomotif baik mobil, maupun motor. Dari satu kelompok ini saja, ia masih dipecah lagi menjadi sekian banyak macam jenis, mulai dari langkah, stroke, desain, bahan bakarn, pengapian, silinder, posisi silinder hngga proses intake.
Tipe kesatu yaitu jenis mesin menurut stroke yang dipecah menjadi dua:
1. Mesin dua tahapan (two stroke atau 2 tak)
Jika kita mengenal seri-seri motor lawas bertenaga besar laksana F1ZR, Yamaha RX King atau Bravo maka Anda telah pernah mengalami saat motor-motor dua tak itu sempat berjaya.
Di dalam mesin dua langkah, piston bergerak naik-turun dalam satu masa-masa di dalam silinder dan crankshaft menuntaskan satu revolusi secara bersamaan masing-masing kali pembakaran. Tipe mesin laksana ini tidak sedikit menghasilkan torsi sampai-sampai sehingga mesin lebih cepat nendang walau di putaran bawah dikomparasikan dengan mesin 4-langkah.
2. Mesin empat tahapan (four stroke atau 4-tak)
Perkembangan teknologi permesinan lantas terus maju dan lahirlah mesin 4-tak. Ciri-ciri mesin ini yakni, masing-masing kali pembakaran, piston bergerak naik dan turun di dalam silinder sejumlah dua kali dan crankshaft memerlukan dua kali revolusi di ketika bersamaan. Tipikal mesin laksana ini mempunyai tenaga yang besar dan daya tahan yang lebih bagus ketimbang dua tak. Nah, ini mesin yang kini digunakan oleh kendaraan-kendaraan besar laksana mobil maupun truk.
TOP
Mesin Mobil Berdasarkan Desainnya
Sumber: www.ess.co.at
1. Reciprocating engine (piston engine)
Mesin tipe ini mengendalkan pergerakan maju mundur atau naik-turun piston (sebuah device yang dapat bergerak bebas di dalam silinder) sampai-sampai menghasilkan tekanan. Dari desakan yang menghantam kabut bahan bakar, maka terbentuklah pembakaran atau kombusi.
Jadi semua komponen pengapian bakal sepenuhnya mengandalkan gerak piston di dalam silinder. Lalu gerakan itu akan dikonversi menjadi rotary dengan memakai crank shaft. Jadi crank shaft berikut yang lantas berotasi mengalirkan tenaga ke rantai sampai-sampai kendaraan dapat berjalan (untuk sepeda motor) atau susunan gear guna mobil. Proses ini dinilai lebih tepat guna sehingga tidak sedikit dipakai oleh nyaris seluruh kendaraan masa kini.
2. Rotary Engine (wangkel engine)
Mungkin kita mengenal mobil Mazda RX-8? Ya, mobil berikut yang dulu menggunakan mesin yang tidak biasa digunakan oleh kebanyak pabrikan otomotif di semua dunia ini.
Sama laksana namanya, teknik kerja rotary wangkel mengandalkan suatu rotor yang bekerja bebas dengan mode rotasi. Daya tekan rotor tersebut dipungut dari pembakaran bahan bakar sampai-sampai part itu akan berotasi, dan lantas dikonversi menjadi energi guna menggerakan roda mobil. Mesin menarik dan dikenal mempunyai tenaga super besar ini dikembangkan pada tahun 1957 oleh Wankel dan lantas dipergunakan oleh Mazda RX-8.
Meski terbilang paling impresif dan tidak sedikit dipakai untuk kebutuhan sport, mesin ini kesudahannya tidak dapat dipakai untuk sehari-hari dan kesudahannya dilumpuhkan karena dalil emisi yang terlalu besar. Terang saja urusan tersebut terjadi sebab mesin rotary memerlukan pasokan oli dan bahan bakar cukup tidak sedikit karena gas buangnya yang pun mengepul.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Tipe Bahan Bakarnya
Sumber: www.mitchelandscott.com
1. Mesin Diesel
Mesin tipe ini memakai solar sebagai bahan bakarnya. Karena tenaganya yang besar, banyak sekali mobil-mobil angkutan menggunakan tipe mesin ini. Akan tetapi, mobil-mobil individu pun telah memanfaatkannya laksana Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Kijang atau juga Isuzu yang sering dikenal dengan sebutan "rajanya diesel".
2. Mesin Bensin
Mesin tipe ini adalahyang tidak sedikit dipakai oleh kendaraan-kendaraan ketika ini, tergolong mobil penumpang. Dengan pembakaran yang lebih gampang dan opsi bermacam-macam oktan, mulai mobil murah, luxury car sampai mobil sport pun telah memanfaatkan bensin sebagai bahan bakarnya.
3. Mesin Barbahan Bakar Gas
Mesin ini memakai CNG atau LPG sebagai bahan bakarnya. Di Indonesia memang belum begitu tidak sedikit kendaraan yang menggunakan bahan bakar ini. Sempat adanya mesin yang dikonversi bahan bakarnya dari bensin menjadi gas sejumlah waktu lalu, sekarang gaungnya pun sudah tiada.
4. Mesin Listrik
Di Indonesia, mesin listrik lebih tidak sedikit dipakai guna sepeda motor. Namun, pengembanngannya tidaklah mati begitu saja. Hanya saja, tantangan regulasi tidak jarang menjadi masalah seperti permasalahan mobil listri nasional yang sempat dikerjakan oleh Ricky Elson sampai para punggawanya mesti dijatuhi hukuman sebab perkara korupsi yang sampai kini dirasakan tidak jelas.
Padahal mesin listrik terbilang paling ramah dan bersahabat terhadap lingkungan sebab tidak adanya pembakaran minyak. Ia melulu mengandalakan tenaga listrik guna dikonversi menjadi energi penggerak roda.
TOP
Tipe Mesin Mobil Berdasarkan Posisi Silinder
Sumber: i.ytimg.com
1. In-line Engine
Mesin ini mengandalkan silinder dengan posisi sejajar satu baris. Mesin berikut yang digunakan oleh banyak sekali mobil yang beredar di pasaran ketika ini.
2. V-Type Engine
Mesin dengan tipe mesin V memakai dua box silinder dengan format layaknya huruf V. Setiap box silinder itu memiliki sejumlah piston tergantung kebutuhan. Contoh mesin V6, itu dengan kata lain setiap box bakal terisi 3 piston.
3. Opposed Cylinder engine
Seperti namanya, model box silinder ini disusun secara bertentangan dengan angle 180 derajat pada satu crankshaft.
4. W-type Engine
Mesin-mesin Bugatti adalahsalah satu mobil supercepat bahkan tercepat di dunia yang menggunakan tipe mesin ini.
Seperti namanya, ia disusun dengan bentuk W dan membagi jumlah piston menjadi 3 bagian. Jadi, seandainay ada mesin W12, maka setipa box bakal terisi oleh 4 silinder dan 4 piston.
5. Radial Engine
Mesin model ini memanfaatkan posisi piston yang tesebar secara memutar di dekat crankshaft. Connecting rods pison lantas disambungkan dengan master rod sehingga saat satu piston bergerak, ia bakal langsung terhubung dengan carnkshaft.
TOP
Tipe Mesin Berdasarkan proses intake udara
Sumber: assets.pakwheels.com
1. Naturally aspirated
Mesin ini memanfaatkan intake udara ke silinder memakai tekanan atmosfer.
2. Supercharged engine
Supercharged bekerja mengandalakan kompresor untuk menambah tekanan udara. Kompresor itu dikendalikan oleh crankshaft mesin.
3. Turbocharged
Tipe mesin ini memakai turbin kompresor untuk menambah tekanan udara sekalgus menambah kombusi internal sampai-sampai lebih efisien.
Komentar
Posting Komentar